Ketika suatu keputusan telah bulat, maka seharusnya tidak ada lagi keragu-raguan di dalamnya. Jalani, terjang gelombang dan badai kehidupan yang menghadang sebagai konsekuensi . Tiada penyesalan!! Hidup memang pilihan, tetapi pilihan untuk kembali mundur bukanlah sebaik-baik pilihan.

Sungai Pakning

Sungai Pakning adalah ibukota kecamatan Bukit Batu, Kab.Bengkalis, Provinsi Riau. Sungai Pakning terletak di sebelah selatan Pulau Bengkalis yang dipisahkan Selat Bengkalis . Sebelah utara Pulau Bengkalis berbatasan dengan Selat Malaka, salah satu selat tersibuk di dunia.

Untuk mencapai ibukota provinsi Riau, Pekanbaru, dapat ditempuh melalui transportasi darat maupun laut. Dibutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan dengan menggunakan minibus ataupun speedboat yang melalui Sungai Siak.

Sungai Pakning berpenduduk sekitar 10.000 jiwa. Mayoritas penduduk adalah suku Melayu, Tionghoa, dan Jawa. Sedangkan kecamatan Bukit Batu berpenduduk sekitar 29.000 jiwa. Sebagian besar penduduk bekerja dalam bidang perkebunan, pegawai Pertamina Up II Sungai Pakning, Nelayan.
Pelabuhan Sungai Pakning


2 komentar:

BUDAK MELAYU mengatakan...

keren blog nya..

Reply To This Comment
suara pojokbukudotcom mengatakan...

Hati-hati dengan orang ini (Zulkhaery Basrul). Sudah banyak orang ditipu.
Silahkan cek http://suarapojokbuku.blogspot.com .
Semua testimoni bisa dicek.

“Saya juga termasuk korban saudara yang terhormat Zulkhaery. ”

Untuk diketahui, saya posisi di Pekanbaru, dia di Jakarta. Beberapa pekerjaan yang saya berikan tidak rampung dikerjakan, akhirnya saya yang diuber-uber konsumen di Pekanbaru.

Kalau dia di Pekanbaru, sudah pasti saya Polisi-kan. Karena dia di Jakarta makanya males saya ngurusin. Tapi sakit hati ini bener2 kesumat. Demi Allah, serupiah pun saya tidak memakan hak dia, bahkan beberapa kesempatan hak dia saya dahulukan karena dia yang mengerjakan website.

Kenyataannya, setelah uang ditransfer, bahkan konsumen sampai bayar beberapa kali, berbulan-bulan website tidak bisa dikerjakan dan mulai susah dihubungi. Setelah menunggu sekian bulan (kurang lebih 6 bulan), baru dia ngabari kalau uang konsumen pulangkan saja. Sedangkan jatah dia dan jatah saya sudah dibagi habis, tentu uang yang sudah berbulan-bulan itu telah habis pula, dengan seenaknya dia membatalkan sepihak dengan pembuat website.

Terakhir karena jauh, saya sampai bersumpah kepada dia tentang akibat dari perbuatan dia (Zulkhaery Basrul), tentu dia saya kira masih ingat apa sumpah saya itu, dan sekarang insyallah Tuhan tunjukkan keburukan dia. Memang kerugian total saya tidak terlalu besar (<10jt), tapi sakit hati saya itu lebih dari itu, dimaki-maki dan diancam konsumen akibat perbuatan Zulkhaery.

Sebenarnya saya sudah malas membahas ini, toh dia sudah dapat akibat dari perbuatan dia (walaupun belum terlalu parah) dan saya juga telah mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Tapi tak bisa dipungkiri, rasa sakit hati dan dendam ini masih berbekas di hati.

Saya utarakan ini agar dapat disebarkan, agar tidak bertambah pula korban penipuan dia.

Cari duit dengan cara bener aja asik kok, ini malah sukanya bikin runyam kehidupan.

Taubatlah saudaraku Zulkhaery Basrul, hasil kelakukanmu yang bikin orang sakit hati itu dimakan oleh anak istrimu, kasihan liat keluargamu yang diberi nafkah dari hasil “menipu orang”.

Wassalam…
TTD…M. KHOFIFUDDIN”

Reply To This Comment

Posting Komentar